Platform BJtech Mempermudah Pembuatan Chatbot Tanpa Coding

Platform BJtech Mempermudah Pembuatan Chatbot Tanpa Coding

Platform BJtech mempermudah pembuatan chatbot tanpa coding. Platform BJtech yang dikembangkan menggunakan teknologi machine learning ini, mampu mengakomodir pembuatan chatbot dengan sangat mudah dan cepat. Mengapa demikian? Platform BJtech dilengkapi dengan fitur yang mampu digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, pelaku bisnis, artis, perorangan, perusahaan, ibu rumah tangga maupun UMKM untuk membuat chatbotnya sendiri. Chatbot yang dibuat melalui platform BJtech, tidak perlu memiliki keahlian khusus seperti IT atau programmer (coding). Siapapun mampu membuat chatbotnya sendiri secara mandiri walaupun tidak memiliki background pemrograman.

Platform BJtech Mempermudah Pembuatan Chatbot

PT Jualan Online Indonesia meluncurkan platform BJtech, yang merupakan platform percakapan (conversation platform) berbasis artificial intelligent (AI) yang memungkinkan semua orang baik pelaku bisnis maupun individu untuk mengembangkan chatbot sesuai dengan kebutuhan masing-masing melalui aplikasi pesan (messaging app).

CEO PT Jualan Online Indonesia, Diatce G Harahap, mengatakan, teknologi automasi percakapan diprediksi akan meramaikan industri digital. Meningkatnya pertumbuhan pengguna aplikasi mobile phone messaging di Indonesia, menjadikan messaging sebagai salah satu bentuk utama interaksi sosial saat ini. Hal ini, juga menghasilkan evolusi pada customer care yang beralih ke digital customer care melalui penggunaan chatbot.

“Mengusung semangat Bot for Everyone, kami ingin menunjukkan chatbot bisa diciptakan semua orang Indonesia dari berbagai kalangan, mulai dari pelaku UKM, artis hingga karyawan,” kata Diatce, dalam acara launching dan media gathering platform BJTech Indonesia, di Jakarta, Rabu (21/3) petang.

Platform BJtech Mempermudah Pembuatan Chatbot Tanpa Coding

Sangat Mudah Bikin Chatbot Tanpa Coding

Menurut Diatce, dengan penggunaan platform BJtech, siapa saja tidak perlu memiliki keahlian pemograman (coding) tertentu. Selain itu, chatbot juga dapat dibuat dengan waktu yang relatif cepat.

“Kami ingin menghilangkan batasan yang ada bahwa membuat chatbot itu sulit. Contohnya, bagi pelaku UKM dapat menggunakan chatbot sebagai digital customer care untuk 24 jam. Sementara, bagi individu dapat menggunakan chatbot untuk kebutuhan mereka sehari-hari atau pun mengembangkan entertainment chatbot,” jelasnya.

Diatce menambahkan, platform BJtech yang didukung oleh machine learning technology, dapat menjangkau semua orang dalam satu waktu bersamaan melalui komunikasi paling mudah yaitu chatting. Selain itu, kalangan pengguna pun hanya perlu mengikuti langkah-langkah teknis yang sederhana.

“Pertama, menentukan tujuan dan fungsi dari pembuatan chatbot, dikarenakan akan berdampak pada langkah selanjutnya, yaitu rancangan alur percakapan, gaya bahasa dan gramatika yang digunakan dalam chatbot. Lalu, diakhiri dengan menghubungkan chatbot yang telah dibuat agar dapat diimplementasikan di salah satu aplikasi pesan yang ada, yaitu Line,” tambahnya.

Menurut Diatce, pemanfaatan chatbot bagi pelaku UKM dapat menghasilkan efisiensi biaya dan waktu dikarenakan sistem layanan menjawab secara otomatis. Tidak hanya itu saja, kegunaan chatbot pun dapat melakukan pemesanan dan bahkan berbagi lokasi.

“Produk chatbot yang menggunakan AI Conversation Platform kami hasilkan melalui kerja sama dengan Line Indonesia, BNI dan Cisco. Terkait dengan implementasi chatbot, sementara ini hanya bisa di Line saja. Untuk ke depannya, kami akan memperluas ke aplikasi pesan lainnya, mobile apps maupun platform lain,” pungkasnya.

Sumber: http://www.beritasatu.com/sains/484436-tanpa-coding-pembuatan-chatbot-semakin-mudah.html