BJtech & Hipmi Jaya Dorong UKM Manfaatkan Platform Digital

BJtech & Hipmi Jaya Dorong UKM Manfaatkan Platform Digital

Jakarta – BJtech bersama-sama dengan Hipmi Jaya terus berupaya mendorong para pelaku UKM untuk memanfaatkan Platform Digital untuk mengembangkan bisnis mereka. Data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemkop dan UKM) di tahun 2017 menunjukkan, kalangan pelaku UKM yang telah memanfaatkan platform digital dalam memasarkan produk, berada di angka 3,79 juta dari sebanyak 59,2 juta pelaku UKM.

Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (Hipmi Jaya), Afifuddin Suhaeli Kalla, mengatakan, data diatas menunjukkan, pengetahuan akan penggunaan platform digital masih sedikit diantara pelaku UKM.

“Meskipun pertumbuhan pelaku UKM di Indonesia berkembang dengan pesat, namun tidak diiringi dengan peningkatan pengetahuan mengenai platform digital untuk bisnis mereka,” kata Afi Kalla, di acara peluncuran platform BJtech, di Jakarta, Rabu (21/3) petang.

Platform BJtech Bantu Optimalkan Bisnis UKM Melalui Chatbot

Menurut Afi, dengan adanya platform BJtech ini, tentunya semakin memudahkan kalangan pelaku UKM untuk dapat mengoptimalkan operasional dan bisnis mereka. “Melalui pemanfaatan platform digital seperti produk chatbot, tentunya dapat menjadikan kalangan pelaku UKM bisa naik kelas,” tambahnya.

BJtech & Hipmi Jaya Dorong Pelaku UKM Manfaatkan Platform Digital

Sementara itu, CEO PT Jualan Online Indonesia, Diatce G Harahap, mengatakan, teknologi automasi percakapan diprediksi akan meramaikan industri digital. Hal ini, juga menghasilkan evolusi pada customer care yang sudah beralih ke digital customer care melalui penggunaan chatbot.

“Mengusung semangat Bot for Everyone, kami ingin menunjukkan chatbot bisa diciptakan semua orang Indonesia dari berbagai kalangan, mulai dari pelaku UKM, artis hingga karyawan,” kata Diatce.

Menurutnya, dengan penggunaan platform BJtech, siapa saja tidak perlu memiliki keahlian pemograman (coding) tertentu. Selain itu, chatbot juga dapat dibuat dengan waktu yang relatif cepat.

“Kami ingin menghilangkan batasan yang ada bahwa membuat chatbot itu sulit. Contohnya, bagi pelaku UKM dapat menggunakan chatbot sebagai digital customer care untuk 24 jam. Sementara bagi individu dapat menggunakan chatbot untuk kebutuhan mereka sehari-hari ataupun mengembangkan entertainment chatbot,” jelasnya.

Sumber: http://www.beritasatu.com/sains/484437-hipmi-jaya-dorong-pelaku-ukm-manfaatkan-platform-digital.html